Selasa, 16 November 2010

Indahnya Kebersamaan

            Masa SMP adalah masa yang paling menyenagkan bagi kami. Walau kami belum menginjak jenjang SMA, tetapi kami sudah bisa menentukan bahwa SMP adalah masa-masa paling indah dalam hidup kami karena kami sedang mencari jati diri dan kami juga mencari sahabat sejati. Berbagai kisah kami lalui. Suka, duka kami lewati bersama.
            Saat pertama kami masuk SMP,seperti biasa, kami menjalankan MOS. Kami butuh waktu yang cukup lama untuk beradatasi di lingkungan yang baru dan mencari teman baru. Setelah beberapa minggu, kami mulai mengenal satu sama lain. Kami mulai berbagi cerita tentang pengalaman hidup kami. Kami bersama dan bermain setiap waktu. Berbagi canda dan tawa, berbagi kesedihan dan tangisan.
            Tak terasa sudah 1 tahun kami berada di SMP. Saat pertama kami naik kelas, kami berpisah karena kelas di acak dan di campur agar semua bisa bergaul dan berbaur degan teman-teman yang kurang dekat dan kurang akrab.
            Sedih rasanya tidak sekelas lagi dengan teman-teman di kelas 7. Ya, walaupun hanya beberapa orang,tapi rasanya belum puas. Kami ingin bersama lagi di kelas 8. Tapi, ini sudah  tidak bisa diubah lagi. Terpaksa, kami terima apa adanya dengan keadaan yang begini. Kami mencoba untuk beradaptasi lagi di lingkungan kelas 8 dengan teman-teman yang bisa dibilang ‘baru’. Walau kami sudah mencoba untuk berbaur dan mencari teman lagi, kami masih tidak bisa,dan pergi ke kelas lain untuk menemui teman kelas 7 dulu.
            Saat pertama kami mengetahui siapa wali kelas kami, kesedihan kami sedikit menghilang. Kelas sempat terjadi keributan sejak dipilihnya patrick Armando sebagai ketua kelas. Karena memang waktu di kelas 7, oleh teman-teman yang mengenalnya, ia dikenal anak yang nakal.
Kami sudah dinasehati oleh wali kelas kami,Bu Yanti untuk cepat beradaptasi di lingkungan yang baru. Supaya kami jangan cemas akan kehilangan teman. Dan supaya bisa meningkatkan nilai supaya tidak ada siswa 8D yang tidak naik kelas. Bu Yanti selalu memberikan nasehat-nasehat dan mendukung kami dengan kata-kata yang benar-benar mendukung kami dalam hal moral,pelajaran, dan kesopanan. Bu Yanti tidak pernah marah dengan kami. Walau kami sering melakukan banyak masalah dan bandel. Bu Yanti memang kecewa,tetapi ia tidak pernah marah dengan kami ia hanya menegur kami dengan lembut dan terus menerus menasehati kami supaya tidak mengulagi perbuatan yang buruk itu.
            Kesedihan dan kekecewaan kami sedikt demi sedikit terhapus karena dukunagn dari Bu Yanti. dan sudah mengenal teman-teman ‘baru’ dan mulai berbagi cerita, canda dan tawa, berbagi kesedihan dan tangisan bersama. Semua kami lewati bersama walau ada beberapa anak yang termasuk orang pendiam di kelas kami.
            Kini kami sudah menghapus semua kekecewaan dan kesedihan kami. Kami sudah memulai kehidupan di kelas 8 daan tidak menegok kebelakang lagi. Kini kami sedang mengejar masa depan yang indah. Walau kami tau banyak halangan yang akan kami hadapi.
            Pada awal kami di kelas 8,kami mengalami kekosongan guru matematika. Karena guru matematika waktu kelas 7 yaitu bu Lusi,keluar karena ia mempunyai rumah yang jauh dari sekolah, makanya ia sering terlambat. Karena ia malu terlambat terus, akhrinya ia mengundurkan diri menjadi guru di sekolah kami. Banyak memang guru yang mengundurkan diri dari sekolah dengan berbagai alasan. Yang sering datang ke sekolah kami adalah pak Jhon, guru bahasa Inggris kelas 7a dan 7b dulu. Ia datang ke sekolah kami karena ia dipindahkan di yayasan sekolah pusat yang berada di Cililitan. Selain itu ada juga Pak Kent dan Bu Angel.
            Dibilang kangen dengan guru-guru yang sudah mengundurkan diri sih iya, apalagi dengan pak Jhon yang seru dan lucu dan pak Kent dengan gaya yang selalu jaga image dan stay cool dalam keadaan apapun. Memang kami pernah marah dengan pak Kent, tapi hanya sesaat. Bisa dibilang pak Kent itu tidak pernah marah, tapi pernahnya ngambek. Yang pasti selalu kami ingat adalah bau parfumnya yang sangat menyengat menusuk hidung. Dan bu Lusi guru matematika yang kadang menyenangkan, dan kadang menyebalkan. Apalagi bu Angel yang kalau marah kami sudah takut tak karuan, tetapi yang kami suka adalah wajahnya yang baby face.
            Tetapi itu hanya masa lalu yang menyenangkan, ya.. walaupun ada banyak juga masa lalu yang menyedihkan,kami tetap akan terus melihat kedepan dan menikmati apa yang ada sekarang. Kami sering bercerita tentang kerinduan kami akan mantan guru kami itu,kami memang sesekali melihat kebelakang untuk mengigat kejadian di masa lalu.
            Sekarang kami memang kurang bersatu dan tidak mengerti apa arti ‘indahnya kebersamaan’. Kami tetap menjalani kehidupan dengan normal. Dengan menimbulkan banyak masalah, membuat banyak keributan dan saling berusuh-musuhan. Mungkin karena kami kurang mengenal lebih dalam tentang seseorang itu, kami jadi saling bermusuhan dan tidak bersatu.
            Kami mulai bosan saat kami berganti-ganti guru matematika. Pertama, datang seorang pepermpuan yang bernama Bu Dewi. Guru dari yayasan pusat sekolah kami. Cara mengajar Bu Dewi, hampir sama dengan cara mengajar Bu Lusi. Pertama, kami tidak suka dengannya, tetapi lama-kelamaan kami menjadi enjoy diajar dengannya karena cenda tawa yang memenuhi kelas 8d karena ada teman kami yaitu Nehru. Tetapi sayangnya, Bu Dewi hanya guru pengganti untuk sementara. Kedua, kami diajar oleh seorang perempuan juga yang bernama Bu Vera yang galaknay gak ampun-ampun. Kami terus mengeluh ke wakil kepala sekolah yang juga menjadi guru PKn kami. Dan akhirnya Bu Vera diganti dengan pak Yosafat yang menurut kami agak ‘ERROR’. Bahkan guru-gruru lainnya juga sependapat dengan kami. Tetapi kami sampai sekarang masih belum mengerti apa yang diajarkan oleh pak Yosafat itu. Tetapi ini lebih baik daripada Bu Vera itu.
            Sedikit demi sedikit kami bisa bersatu walau banyak halangan. Tetapi kami ingin mengetahui arti dari ‘indahnya kebersamaan’ dalam kelas 8d ini. Kami mulai terbuka denagn teman kami dan juga guru-guru kami. Kini kami tertawa bersama, bukan menetrawakan diri seseorang. Semua berangsur-angsur menjadi baik. Masalah yang dialami dan dibuat juga mengurang. Kami bernyanyi bersama setiap ada gitar menganggur di kelas. Pokoknya kini suasana di kelas 8d penuh dengan keceriaan dan kebersamaan.
            Waktu kelas kami dimarahi oleh seorang guru, kami selalu mengintrospeksi diri. Dan berusaha supaya bisa lebih baik lagi. Saat ada yang terkena masalah, kami selalu siap membantu. Kami selalu menanyakan setiap ada yang bermuram durja,bersedih hati,dan tampang yang pucat. Apakah dia sakit atau sedang ada masalah, kami selalu siap mendengar cerita walau banyak yang tidak mau menceritakannya.
Bu Yanti kini sering kami bilang ‘Mami Yanti’ atau ’Mama Yanti’ karena kami sudah menganggap Bu Yanti sebagai mama kami sendiri. Kami sangat menyangi Mama Yanti karena ia selalu memperhatikan kami dan menasehati kami dengan bahasa yang bisa kami mengerti dan menyemagati kami. Ia juga selalu sabar walau kami sering sekali membuat masalah dan dimarahi oleh guru lainnya.
Ada seorang teman kami yang selalu membuat lelucon untuk menghibur kami. Yaitu Nehru. Ia selalu membuat kami tertawa terbahak-bahak mendengar dan melihat lelucon yang amat lucu yang mirip dengan acara OVJ(Opera Van Java). Nehru sangat sering meniru tingkah laku dari Sule,yang lucu-lucu.
Sekarang 8d walau masih banyak membuat dan terkena masalah, kami tetap berteguh untuk menjadi yang lebih baik. Kami saling mendukung jika ada yang terkena masalah. Kini 8d benar-benar dipenuhi oleh hagatnya kebersamaan. Walau masih ada juga yang bermain dengan orang yang itu-itu saja, kami tetap menjalin kebersamaan. Dan kini, kami tau apa arti ‘Indahnya Kebersamaan’. :)
The End
Thanks for Reading :)

Jumat, 12 November 2010

Miracle Of Love

Saint Mary 2. Itu adalah sekolah Michelle Jesica yang akrab di panggil Je. Dia kini sedang menjalin hubungan dengan Steven Alexander Moses, yang akrab dipanggil Sam dari inisial namanya. karena Sam keturunan tionghoa, dia sering dijuluki koko.”Je,gimana si koko je? Makin putih dia? hahaha” begitu perkataan yang selalu dikatakan Ann dan Christy, sahabat dari Je untuk menggoda Je. walaupun sekolah Je berbeda dan jaraknya cukup jauh dengan Sam, mereka tetap bisa berkomunikasi dengan baik. Walau mereka juga mendapat banyak sekali dihadang masalah, mereka masih berteguh dalam satu ikatan yang kuat seperti pernikahan, meski mereka hanya berpacaran. Pertamanya mereka tidak mempunyai masalah sama sekali dalam hubungan mereka.

            pada saat hubungan mereka berjalan baik,sahabat mereka yaitu Kevin, mendapat masalah yang sangat besar, dan Kevin akhirnya mencoba bunuh diri yaitu dengan mencoba memotong nadinya. Pada saat orang tuanya mengetahuinya ia dibawa ke rumah sakit terdekat,kemudian Kevin dirawat dirumah sakit selama 14 hari. Karena ia memotonga nadinya cukup dalam, jadi perlu perawatan khusus. Tepat Pada hari ke-14 ia meninggal dunia di umur ke 13. Je dan Sam sangat terpukul mendengar berita itu, apalagi Ann sebagai pacarnya. Ia sangat sedih mendengar berita ini. Tetapi, ia menyadari, jika ia merelakan Kevin, pasti Kevin bisa tenang di surga sana.

Setelah beberapa lama dari meninggalnya Kevin,kini Windy mulai mendapat masalah.
Pagi-pagi, Je mendapat sms dari Windy


From : Windy (+6285763987018)

      Je,lo hrs hati-hati ya.. ada org yg bkl nagncurin
      hubungan lo.

Lalu Je membalas sms Windy:

To : Windy (+6285763987018)

      Siapa win? Kok dia mw nagcurin hub gue?

Windy membals SMS Je:
From : Windy (+6285763987018)
      Pkonya lo hrs hati-hati deh Je. Siapin mental lo.

Je membalas SMS Windy


To: Windy (+6285763987018)
      Siapa win? Gue penasaran..

 Windy tidak membalas sms dari Je lagi. Mungkin karena ia takut atau tidak bisa menjawab pertanyaan dari Je. Setelah smsan dengan Windy, Je langsung pergi ke sekolah untuk menceritakan ini semua ke Ann dan Christy.
Beberapa hari setelah Windy mengsms Je, ada perempuan yang tiba-tiba mengata-ngatai Je dengan kata-kata kasar di Facebook. Ia adalah Sasa. Sasa adalah mantan dari Sam yang kini ingin mendapatkan Sam kembali. Ia terus memfitnah Je supaya Je berpish dengan Sam dan mendapatkan Sam kembali. Sasa meggunakan segala cara untuk mendaptkan Sam kembali.
            Tingkah laku Sasa makin menjadi-jadi. Kini, hubungan Je dan Sam sinmpang siur tidk jelas. Putus,nyambung,putus,nyambung. Je dan Sam putus pertama kali Karena Je sudah tidak tahan dengan tingkah laku Sasa. Tetapi, Je diberi semagat dari Ann dan Christy. Dan akhirnya Je dan Sam kembali berpacaran.
            Hari Sabtu, Sam sedang berlatih basket untuk lomba beberapa hari nanti. Saat Sam ingin pulang, tiba-tiba Sasa dating menghampirinya dan berkata “hi Sam,capek ya?” lalu Sam menjawab “ngapain sih lo kesini lagi?” sasa menjawab dengan muka centil dan gayanya yang sok cantik “hahaha.. mau tau aja..” Sam menjawab dengan ketus “udahlah,pulang aja lo gak guna lo di......” tiba-tiba Sasa mencium bibir Sam tanpa rasa malu dihadapan teman-teman Sam. Sam langsung menghindar dan meninggalkan Sasa sambil berteriak “cewek gak tau diri lo”.
Setelah mencium bibir Sam,Sasa pamer dan bilang sambil mengejek Je di inbox di facebook

        Subject :MAMPUS LO
From    :Lesie sandria
Message :hahaha mampus lo je.. gue udah nyipok sam..mungkin bentar lg Sam     bkl balik lg ke gua.. hahaha gak sama bocah kyk lo! Enak jg bibirnya Sam               hahahaha
Je membalas:
Subject :(RE)MAMPUS LO
From    :Michelle Jesica
Message :hah? Bocah? Bknnya lo yg bocah! Mana harga diri? lo nyipok pcr org sembarangan.. gue sih ogah.. maupun itu pcr gue ato bkn.. gue gak mau.. gue msh pny harga diri.. gue msh SMP.. ngapain nyium” org sembarangan?
Sasa membalas
Subject :MAMPUS LO
From    :Lesie sandria
Message :COD.ia lo msh BOCAH kan? Halah.. nak bocah gak ush ngomong harga              diri deh.. emang lo punya harga diri apa? Hahaha.. bocah,bocah!!
Je membalas
Subject :(RE)MAMPUS LO
From    :Michelle Jesica
Message :halah bisanya CAD,COD doang.. lo aneh bgt ya.. masa bocah ngatain org lain bocah? Lo tuh bocah sebocah-bocahnya lebih bocah dari org yang paling bocah!!
Sasa Membalas
Subject :MAMPUS LO
From    :Lesie sandria
Message :lah? Gue Bocah? Kalo gue bocah,gue gak bakal nyipok sam kale.. lo tuhh tg bocah.. udahh deh.. lo mending tinggalin ajj tuh si KoKo.. gue tau dia Cuma pura-pura sama lo! Dia tuh mau putusin lo tp dia kasian. Lo kan msh BOCAH! Dia msh cinta sama gue!!

Dan semua ini berjalan terus sampai Ann dan Christy membantu membalas inbox dari Sasa dan membalas perkataan kasar dari Sasa.
            Beberapa minggu sejak perstiwa Sasa mencium bibir Sam,dia terus membahas tentang peristiwa itu dengan teman-temannya seperti Windy,Dea,dan Vivi. Ia terus berbicara tentang itu dan terus mengejek-ngejek Je dan memfitnah Sam dan bilang ke Je bahwa Sam hanya berpura-pura berpacaran dengan Je,dan bahwa Sam masih cinta dan sayang dengannya. Tetapi Je tetap tidak percaya karena Je sudah bertanya berkali-kali dengan Sam dan jawabannya tidak. Selain itu,Je juga tetap disemagati oleh sahabatnya Ann dan Christy.
            Pada jumat malam Sam,Windy, dan Bernad bermain billiard di daerah kemang. Ketiak sedang asyik bermain billiard, tiba-tiba sasa datang dan ingin mencium Sam lagi, dan pada saat Sasa mendekati Sam lagi, Sam memukul kepala Sasa dengan Stick billiard dan menamparnya PAPPRAKK, dan pada saat itu Bernad dan Windy tertawa terbahak-bahak melihat Sasa. Dan selain dipukul,baju Sasa di robek sebelah hingga cukup lebar dengan Windy. Dan Sasa terlihat seperti orang setengah gila.
              Kini Sasa malu untuk mendekat lagi dengan Sam dan Je. Ia malu untuk mendekat dengan Sam,Je,Christy,Ann,Windy, dan Bernad. Dan demi mendapatkan Sam kembali padanya, ia melawan rasa malunya dan mendatangi sekolah Sam yang sedang makan baso di depan sekolahnya. Pada saat Sam meliaht Sasa datang, Sam bersiap-siap menyiram kuah baso yang masih panas yang masih ada baso dan Mie-nya. Akhirnya Sasa datang mendekati Sam, dan pada saat ia ingin berbicara, Sam langsung berdiri dan Sasa pu berdiri juga. Lalu Byurr.. kuah baso yang panas itu membasahi tubuh Sasa.
              Setelah kejadian itu,Sasa benar-benar malu untuk bertemu Sam,dan kawan-kawan. Kini hubungan Sam dan Je tidak mempunyai masalah sama sekali. Mereka menjalani hubungan dengan baik dan sehat. Sasa sudah tidak ada kabarnya lagi. Mungkin dia sudah pindah ke negeri antah berantah karena malu.
††THE END††